Langsung ke konten utama

Postingan

Review Film English Vinglish (2012)

Ngga susah sebenarnya kalau mau nyari film yang mampu menggetarkan hati. cara termudahnya adalah, cari Film India!

Review Movie Silenced (2011)

Kualitas film yang baik bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, ada orang yang menganggap film  berkualitas berdasarkan visualnya,  cerita, bahkan paras menawan dari aktor/aktris dapat di jadikan standarisasi tertentu bagi sebagian orang terhadap kualitas film. menurut penilaian penulis sendiri, film yang terbaik, adalah film yang mampu mempengaruhi, merubah, dan menimbulkan efek yang nyata dalam kehidupan penontonnya. berdasarkan kriteria tersebut, Penulis memilih Silenced (2011) sebagai salah satu film paling persuasif yang pernah penulis tonton.

Review Film Lady Bird (2017)

Sempat ingat dengan film Easy A (2010) Film tentang remaja yang menceritakan secara eksplisit mengenai kehidupannya di SMA?. tentu saja seorang yang pernah menonton film tersebut tak bisa memungkiri bahwa fase kehidupan di tengah remaja melupakan satu dari sekian banyak momen paling rumit dalam kehidupan. momen-momen tersebut kembali segar diingatan berkat Lady Bird, tentu saja dengan gaya yang lebih keren dan lebih dalam ketika mengungkapkan permasalahan utama seseorang dalam fase labil tersebut. film ini menuai banyak pujian dari kritikus film dan dinominasikan untuk memenangkan beberapa penghargaan bergengsi didunia sinematika.

Review Movie The Lobster (2015)

Somehow, it works, thanks largely to Farrell. Those caterpillar eyebrows of anxiety signal just about everything we need to know. Without a word, they sum up what we talk about when we talk about love. - Stephanie Zacharek, Time The Lobster is a satire on the subject of our universal obsession with relationships, and our conviction that couplehood is the supreme expression of human happiness, a civilised institution which distinguishes us from the beasts. -Peter Bradshaw, The Guardian 2015 Menjadi tahun dimana film-film terbaik sepanjang masa muncul. diantaranya yakni Jurassic World, Film peperangan antar Galaksi Star Wars, hingga sequel ketujuh dari film kebut-kebutan yang fenomenal, Fast & Furious, diantara film-film berlabel "mega" tersebut, diantaranya berhasil merajai  box office diseluruh dunia. tetapi disini penulis tidak membicarakan salahs satu film tersebut. melainkan Film yang amat fenomenal, dan sempat wara-wiri diberbagai nominasi Festival film...

Review Movie The Killing of Sacred Deer (2017)

Poster film The Killing of a Sacred Deer  Sumber: imdb Setelah 2 tahun lamanya, setelah kesuksesan Film Dark Comedy yang amat epik, The Lobster (2015) salah satu Sutradara dan produser film favorit penulis, Yorgos Lanthimos kembali mengguncang dunia sinema. lewat garapan terbarunya yakni Film "The Killing of a Sacred Deer".

Catatan yang mengingatkan

Ditulisnya artikel ini berdasarkan keprihatinan pribadi penulis pada realita yang cukup sepele di kampusnya. sebuah keresahan pada segi kesadaran, proses belajar, dan ketertiban dikelas. Pengamatan tentang fenomena ini bermula ketika saya mendapat beberapa pertanyaan dari seorang teman yang sedang mengerjakan paper dasar jurnalistik. pertanyaan ini mengenai pandangan saya terhadap kondisi birokrasi dikampus.  Jika ditanya, saya dan teman-teman pembaca pasti setuju bahwa aktifitas birokrasi dikampus lumayan ramai dan sangat lumrah terdengar oleh telinga, terutama kegiatan birokrasi lewat bermacam tuntutan dan propaganda yang gencar dilakoni oleh para Eksekutif Mahasiswa (BEM). Tuntutan transparansi, fasilitas kampus yang tak memadai, dan yang terutama saya garis bawahi adalah mengenai uang kuliah tunggal mahasiswa. saya sendiri sangat mengapresiasi segala jerih payah teman-teman eksekutif dalam membela, mengadvokasi, dan keberpihakan kepada kami para mahasisw...